Senin, 19 September 2011

Yang Beda

Dalam kurun 8 hari kemarin, kembali menyaksikan teman melepas status lajangnya. Kali ini cukup banyak: 4 orang. Dua teman belajar, dua teman bekerja.
Adalah yang beda, dua yang pertama, membuat saya menitikkan air mata haru. Yang dua terakhir biasa saja. Ternyata cuma satu alasan yang membedakan empat pasangan itu: hubungan pranikah.
Meski kadang tidak terdeteksi, tapi karena saya mengenal baik proses keempatnya, saya jadi tahu. Bahwa apa yg saya saksikan di hari pernikahan mereka, untuk dua pasangan pertama, terasa spesial. Karena gurat malu bertemu kulit kekasih sehabis akad diucapkan, itu yg menjadikannya pemandangan yg indah. Tak dipungkiri, ketika para saksi berkata 'sah' sayapun ikut menitikkan air mata. Teman saya berpindah tanggung jawab.
Sedang dua pasang berikutnya, dg prosesi akad dan walimah yg sama, dg balutan busana yg sama jenisnya, terasa biasa saja. Karena, ya, saya melihat kebersamaan mempelai itu dahulu sebelum pernikahan dilaksanakan. Sungguh, meski ikut bahagia, tapi tidak seharu ketika melihat dua pasangan pertama.
Mungkin itu alasan Alloh meminta kita untuk bersabar. Karena perasaan yg hadir yg baru itu, yg membuat indah. Dan indah menularkan keindahannya kepada yg menyaksikan. Wallohu a'lam bishshowab.

Maaf, barangkali ada yg tidak setuju. Saya juga belum pernah merasakan. Tp kalo disuruh memilih, saya ingin seperti dua pasangan pertama. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar