Jumat, 04 Oktober 2013

Yang Terlewatkan (part 2)

Nemu tulisan ini pas beres2 kosan. :D

CATATAN TERAKHIR

Tentu saja sebelum tidur. Di kamar ini.

Satu pertanyaan yang tiba2 melintas: kalau perpisahan sama orang, kita bisa salaman, peluk, cipika-cipiki, kasih hadiah. Kalo perpisahan sama rumah? Apa iya harus pelukin tembok tiap sudut rumah dan bilang: "I love you, muah, muah!"?
Tentu saja tidak. Hanya saja, aku cinta rumah ini. Yang kuusahakan kurawat sebaik2nya. Kuhias halamannya dengan tanaman2.  Sekarang dia sudah hampir berumur 3 tahun dan akan kutinggalkan. Sebenarnya lebih mellow kisah dengan rumah ini. Karena dia adalah saksi: ketika aku lelah sepulang kantor langsung kutinggalkan dia untuk terlelap. Ketika aku basah kehujanan kubawa beceknya ke dalam. Dia mendengar setiap tawa, tangis, doa, bacaan Al Qur'an, curhatan, kemarahan, suara2 dari telepon yang membuat aku membelainya atau memukulnya. Seandainya bisa kupeluk, akan kupeluk.
Terima kasih banyak, sayang. Maafkan aku belum jadi pemilik yang baik. Saatnya kamu berpindah tangan untuk sementara. Dan semoga kamu akan makin cantik seiring bertambahnya usiamu.

Kecup sayang,
yang membelimu tanggal 5 Mei 2010

:')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar