di suatu hari libur.
(lagu Rossa - Ku Menunggu)
"na nanana nananananana nana nana..."
adik: itu yang nyanyi gak apal lagunya itu... (sambil mainan)
ibu + kakak 2: (ngakak)
*sumber: kakak 2
Senin, 07 November 2011
Rabu, 02 November 2011
hiatus
I want to tell you something. I want to write anything. But I have not enough good mood to do those two. So please wait............
*iya. sok penting.
*iya. sok penting.
Selasa, 18 Oktober 2011
To Be With You....
I've been alone so many nights now
And I've been waiting for the stars to fall
I keep holding out for what I don't know
To be with you
Just to be with you
So here I am, staring at the moon tonight
Wondering how you look in this light
Maybe you're somewhere thinking about me, too
To be with you... there's nothing I wouldn't do
And I can't imagine two worlds spinning apart,
Come together eventually
And when we finally meet I'll know it's right
I'll be at the end of my restless road
But this journey, it was worth the fight
To be with you
Just to be holding you for the very first time,
Never letting go
What I wouldn't give to feel that way
Oh, to be with you
And I can't imagine two worlds spinning apart,
Come together eventually
And when you're standing here in front of me
That's when I know that God does exist
'Cause He will have answered every single prayer
To be with you
Just to be with you, yeah
You
Ooooooh
Senin, 17 Oktober 2011
I called her: Cas!
the most girly one. :p
porsi makan tersedikit.
the only junior yang cewek.
tingkat narsisme persis di bawah Tur.
dengan tingkat ketertinggalan di atas Tur dan Pu. :D
julukan baru: miss boxer :p
dan yang paling kami jaga keberadaannya di gerombolan ini... *so sweet :3 *
KERUDUNG KITA SAMA YA, CAAAS... ;p
I called him: Tur!
the most narsis one. (elahh... tulisane narsis sing bener piye tooo? >.<)
penguasa pose sinetron sebelum Nun. eaaaaa...
penemu segala hal, semisal: ikan dan pulau. jiaaaah....
dengan lokasi paling jauh, dia jadi anggota gerombolan most wanted.
status: tertinggal. ---> means: siap-siap = dua tahun, mandi = lima tahun, dandan = tiga tahun. total menunggu = sepuluh tahun. :p
saingan berat Nun dan Jeng dalam hal ejek mengejek.
TUUUR... HANDYCAAAMMM!!!! :D
I called her: myself...
ya. inilah saya.
yang bercerita.
senior termuda :p
paling gendut :D
apalagi ya? I can't describe myself.. maybe anggota gerombolan yang lain can help? :imut
OHYA, BUKAN JIPA NAMANYA KALO GAK MAEN AIR.. :p
Minggu, 16 Oktober 2011
jangan dipikir!
pernah mengalami apa yg saya alami?
sebelumnya, alhamdulillah. Puji syukur kehadirat Alloh yg msh menempatkan ayah di dunia. What can I do without him? And he says, you can do everything! With or without me.
Tapi, kadang2 terbersit, apalagi setelah membaca sebuah tulisan, suatu saat ketika ayah gak ada. Gak ada lagi. *Alloh, ini saja sudah tercekat* Kontan, air mata keluar. Dan doa yg tersebut, jgn ambil ayah dr kehidupan saya. Biarlah saya saja dulu. *oh, saya sudah menangis*
tapi, apa yg ibu bilang ketika saya cerita ini? Kamu tau rasanya senang ketika anakmu lahir? Sebesar itulah rasa sedih ketika anakmu meninggalkanmu lebih dulu..
Ayah, mungkin anakmu ini bukan anak yg plg berbakti. Tapi, aku jg ingin ayah bisa merasakan kebahagiaan yg kurasakan, mempunyai org yg selalu ada, meski tdk berada di sampingnya.
Dan, seperti yg tersebut dalam Al Quran, doa ini selalu kulantunkan: Rabb, ampunilah dosaku, dan dosa org tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil. Amin.
*oh, teman. Seperti yg saya tulis di bagian judul. Jangan dipikir. Jika memang tulisan ini membuatmu sedih. Jangan dipikir!*
but I give you this:
:P
sebelumnya, alhamdulillah. Puji syukur kehadirat Alloh yg msh menempatkan ayah di dunia. What can I do without him? And he says, you can do everything! With or without me.
Tapi, kadang2 terbersit, apalagi setelah membaca sebuah tulisan, suatu saat ketika ayah gak ada. Gak ada lagi. *Alloh, ini saja sudah tercekat* Kontan, air mata keluar. Dan doa yg tersebut, jgn ambil ayah dr kehidupan saya. Biarlah saya saja dulu. *oh, saya sudah menangis*
tapi, apa yg ibu bilang ketika saya cerita ini? Kamu tau rasanya senang ketika anakmu lahir? Sebesar itulah rasa sedih ketika anakmu meninggalkanmu lebih dulu..
Ayah, mungkin anakmu ini bukan anak yg plg berbakti. Tapi, aku jg ingin ayah bisa merasakan kebahagiaan yg kurasakan, mempunyai org yg selalu ada, meski tdk berada di sampingnya.
Dan, seperti yg tersebut dalam Al Quran, doa ini selalu kulantunkan: Rabb, ampunilah dosaku, dan dosa org tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil. Amin.
*oh, teman. Seperti yg saya tulis di bagian judul. Jangan dipikir. Jika memang tulisan ini membuatmu sedih. Jangan dipikir!*
but I give you this:
:P
ayah
beberapa hari yang lalu, saya dibilangin: ternyata kamu anak pertama ya? soalnya keliatannya bapak udah sepuh (tua, red).
hmm... ayah dah keliatan sepuh ya?
usianya setengah abad lebih. mungkin terlihat sepuh karena sakitnya. atau pengalaman hidup yang kompleks? saya juga tidak tahu. tapi memang terlihat jauh lebih tua dibanding ibu, padahal usianya hanya terpaut 3 tahun.
ayah masih aktif bergerak, meski kadang jadi sering sakit. ayah masih suka mengantarjemput saya kalo pulang. padahal, saya nyampe kota tempat tinggal saya selalu dini hari. segala hal yang berbau saya, ayah yang urus. makanya, saya dibilang anak ayah.
ayah, diamnya hanya ketika tidur, makan dan beribadah. selain itu, saya hanya melihatnya bergerak ke sana kemari, dengan semangat. tidak terlintas kata capek untuk beliau, kecuali jika beliau telah selesai dengan aktifitasnya. itupun tidak beliau ungkapkan. kami tahu beliau capek, jika beliau tidur.
ayah, dengan usia setengah abad lebih, dua kali lipat lebih dari usia saya, dengan semangat yang berkalikali lipat lebih dari saya juga...
jadi, apa yang menghalangi saya untuk menjadi orang yang lebih hidup, jika ayah saja bisa??
tidak perlu jadi orang di jaman ayah kan untuk menjadi orang hebat??
Sabtu, 15 Oktober 2011
I called him: Pu!
the darkest one! :ngakak v^.^v peace, ya Puuuuu... *pasang mata berkaca-kaca a la Puss in Boots*
black lover.
the tallest juga. (oke Pu, kuakui kakimu panjang.. >.<) ---> ngejek parah
suka merajuk.
paling menyenangkan pas dipotong bicaranya, dan dia diam, gak jadi ngomong, terus pergi. (ahaha, Pu mutung...)
paling mudah merasa bersalah.
status: teraniaya. :haha
I called her: Jeng!
the cleverest one! :)
her family is the greatest my friend's family I've ever known. :D
her English is very good.
kritis, tapi mudah menerima pendapat.
paling perhatian: bisa dengan memuji dan membela maupun mengejek dan memojokkan. :p
victims: bapak-bapak anggota gerombolan. partners: ibu-ibu anggota gerombolan.
orang kedua yang tidak dianggap wanita oleh Pu. ckckck..
KUCING, JEEENG, ADA KUCING JELEK. :D
I called him: Pank!
the youngest one! :D
paling kecil juga :p
paling banyak pengalaman jalan-jalan, tapi paling sedikit foto di dalamnya (entahlah).
status: terdakwa.
pendakwa: ibu-ibu anggota gerombolan, tak terkecuali saya. :D
tidak banyak bicara, pun ketika kita bilang: Pank, pokoke kowe sing salah. (cuma senyum, dan bilang: Alhamdulillah..)
Kamis, 13 Oktober 2011
I called her: Nun!
The eldest one. :D
Spontan: kalo mau nendang, ya nendang; kalo mau ngejek, ya ngejek.
Sasaran penganiayaan utama: Pu (entah kenapa, ckckck) --> sebab kenapa Pu tidak mau mengakuinya sebagai perempuan. *semakin khawatir*
Tenang, tak pernah terlihat sukar, susah dan sedih.
Dibanding ibu-ibu lain anggota gerombolan, paling banyak pengalaman melanglang buana.
Rabu, 12 Oktober 2011
setelah sekian lama?
hahahahaha
iya, tujuan blog ini kan mau menceritakan trip kami. aneh, malah baru post ke -26 ceritanya :p
Oke. Fokus.
Perkenalkan, nama grup ini Gerombolan si Hitam. Grup ini adalah grup trip yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Ada Tur, Pu dan Pank; Nun, Jeng, Jip dan Cas. :p (panggilan saja boleh kaaaan??)
dari kiri ke kanan: Pank, Jeng, Cas, Tur, Nun, Pu, Jip
Terbentuk karena sebuah pertemuan yang sengaja gak disengaja karena rencana perjalanan ke Karimunjawa. Berangkat tanggal 21 April 2011 malam (yang saya ingat sekali paginya kami, para ibu-ibu anggota gerombolan, masih berkebaya dalam rangka menunaikan aturan atasan) dan kembali ke Jepara tanggal 25 April pagi. Diawali dengan wajah yang masih cerah ceria, dan diakhiri dengan muka hitam legam (kecuali Pu yang memang udah dari sananya ^.^v). Usul punya usul, akhirnya dinamakanlah kami sebagai Gerombolan si Hitam. Pertama muncul sebagai chat group di gmail.
kurang yang motret
ini dia yang motret :D
Kami punya satu latar belakang yang sama: sekampus. Dua angkatan. Nun, Jeng dan Jip adalah angkatan senior; Tur, Cas, Pu dan Pank adalah angkatan junior.
Ibu-ibu berperan sebagai penganiaya, bapak-bapak berperan sebagai teraniaya. :D Oh, ini serius. Mereka benar-benar teraniaya. Setidaknya lewat mulut. But, we do not mean to be troublemakers. Just for fun, you know laaah...
selamat datang but goodbye. (lihat saja mukanya :p)
Ya, ke Karimunjawa itulah perjalanan pertama kami. Disusul perjalanan kedua, ke Pangandaran-Green Canyon-Batu Karas-Batu Nunggul-Citumang, tanggal 28 - 29 Mei 2011. Sebulan saja? Ya. Terus terang kami ketagihan habis ke Karimunjawa itu. Anggota tidak berubah, hanya bertambah satu orang pada perjalanan itu, namanya Ham. Kami sebut dia si Gendut. Jadilah sebuah grup di fesbuk Gerombolan si Hitam dan si Gendut. :D
selamat ulang tahun, Tur... !! :D
Pause.
Perjalanan bersama kami memang baru dua kali. Yang lainnya, terpencar-pencar membuat kelompok sendiri-sendiri. Tapi tentu saja kami punya cita-cita untuk meneruskan perjalanan yang telah kami mulai. Next trip will be Belitung. Insya Alloh.
meski ombak menyerang, akan kami tantang \^.^/
Nantikan cerita kami selanjutnya.
Senin, 19 September 2011
Yang Beda
Dalam kurun 8 hari kemarin, kembali menyaksikan teman melepas status
lajangnya. Kali ini cukup banyak: 4 orang. Dua teman belajar, dua teman
bekerja.
Adalah yang beda, dua yang pertama, membuat saya menitikkan air mata haru. Yang dua terakhir biasa saja. Ternyata cuma satu alasan yang membedakan empat pasangan itu: hubungan pranikah.
Meski kadang tidak terdeteksi, tapi karena saya mengenal baik proses keempatnya, saya jadi tahu. Bahwa apa yg saya saksikan di hari pernikahan mereka, untuk dua pasangan pertama, terasa spesial. Karena gurat malu bertemu kulit kekasih sehabis akad diucapkan, itu yg menjadikannya pemandangan yg indah. Tak dipungkiri, ketika para saksi berkata 'sah' sayapun ikut menitikkan air mata. Teman saya berpindah tanggung jawab.
Sedang dua pasang berikutnya, dg prosesi akad dan walimah yg sama, dg balutan busana yg sama jenisnya, terasa biasa saja. Karena, ya, saya melihat kebersamaan mempelai itu dahulu sebelum pernikahan dilaksanakan. Sungguh, meski ikut bahagia, tapi tidak seharu ketika melihat dua pasangan pertama.
Mungkin itu alasan Alloh meminta kita untuk bersabar. Karena perasaan yg hadir yg baru itu, yg membuat indah. Dan indah menularkan keindahannya kepada yg menyaksikan. Wallohu a'lam bishshowab.
Maaf, barangkali ada yg tidak setuju. Saya juga belum pernah merasakan. Tp kalo disuruh memilih, saya ingin seperti dua pasangan pertama. :D
Adalah yang beda, dua yang pertama, membuat saya menitikkan air mata haru. Yang dua terakhir biasa saja. Ternyata cuma satu alasan yang membedakan empat pasangan itu: hubungan pranikah.
Meski kadang tidak terdeteksi, tapi karena saya mengenal baik proses keempatnya, saya jadi tahu. Bahwa apa yg saya saksikan di hari pernikahan mereka, untuk dua pasangan pertama, terasa spesial. Karena gurat malu bertemu kulit kekasih sehabis akad diucapkan, itu yg menjadikannya pemandangan yg indah. Tak dipungkiri, ketika para saksi berkata 'sah' sayapun ikut menitikkan air mata. Teman saya berpindah tanggung jawab.
Sedang dua pasang berikutnya, dg prosesi akad dan walimah yg sama, dg balutan busana yg sama jenisnya, terasa biasa saja. Karena, ya, saya melihat kebersamaan mempelai itu dahulu sebelum pernikahan dilaksanakan. Sungguh, meski ikut bahagia, tapi tidak seharu ketika melihat dua pasangan pertama.
Mungkin itu alasan Alloh meminta kita untuk bersabar. Karena perasaan yg hadir yg baru itu, yg membuat indah. Dan indah menularkan keindahannya kepada yg menyaksikan. Wallohu a'lam bishshowab.
Maaf, barangkali ada yg tidak setuju. Saya juga belum pernah merasakan. Tp kalo disuruh memilih, saya ingin seperti dua pasangan pertama. :D
Selasa, 30 Agustus 2011
beda sehuruf beda maksud
adik 4: bu, bu, di kampung X ada nabi.
ibu: masa ada nabi lagi?
adik 4: beneran. Ada nabi. Ya kan mbak?
adik 3 (yg ditanya): nabi apa?
adik 4: itu, di kampung X, ada nabi kan ya?
adik 3: nabi apa? (mikir) oh, abinawa. Sunan abinawa.
ibu: ABI-nawa, bukan NABI. (ketawa)
adik 4: (ngambek)
kakak 1 + kakak 2: (ngakak)
*>siang yg panas dan berangin<*
ibu: masa ada nabi lagi?
adik 4: beneran. Ada nabi. Ya kan mbak?
adik 3 (yg ditanya): nabi apa?
adik 4: itu, di kampung X, ada nabi kan ya?
adik 3: nabi apa? (mikir) oh, abinawa. Sunan abinawa.
ibu: ABI-nawa, bukan NABI. (ketawa)
adik 4: (ngambek)
kakak 1 + kakak 2: (ngakak)
*>siang yg panas dan berangin<*
gamis baru
saya: (nyetrika baju)
adek: kamu pake baju itu tar keliatan langsing dan tinggi.
saya: ihik, ihik.. (tersipu2 lebay)
ibu: tapi kok warnanya kusam ya?
saya: eh?
adek: iya, motifnya bikin pening.
ibu: kayak sprei lama dibikin baju.
adek: beli bekas ya?
saya: (nangis lebay)
ibu + adek: (ketawa)
*>di saat di manapun tetap jadi yg teraniaya<*
adek: kamu pake baju itu tar keliatan langsing dan tinggi.
saya: ihik, ihik.. (tersipu2 lebay)
ibu: tapi kok warnanya kusam ya?
saya: eh?
adek: iya, motifnya bikin pening.
ibu: kayak sprei lama dibikin baju.
adek: beli bekas ya?
saya: (nangis lebay)
ibu + adek: (ketawa)
*>di saat di manapun tetap jadi yg teraniaya<*
Kamis, 25 Agustus 2011
ana uhibbukifillah, ibuuu... :*
saya: (telpon rumah)
ibu: assalamu'alaykuum..
saya: wa'alaykumussalaam. sugeng tanggap warsaa.... :D
ibu: eh?
saya: sugeng tanggap warsa! selamat ulang tahun! happy birthday! tanjoubi omedeto... :D
ibu: waah, makasiih... ibu malah lupaa...
saya: saya kan inget... habis tanggalnya sama kayak tanggal pengumuman lulus tes masuk kampus..
ibu: jadi bukan emang inget hari lahirnya ibu ya?
saya: hehe, kan saya yang lulus, ibu yang seneng...
ibu: hehehe, ibu ingetnya kerjaan aja. ini masih banyak, belum selesai.
saya: berarti habis ini kadonya dateng. kalo orang2nya pada bayar..
ibu: ah, enggak. kadonya dateng besok.
saya: apa?
ibu: kamuu...
saya: (terharu)
*>sambil cari tiket mudik<*
ibu: assalamu'alaykuum..
saya: wa'alaykumussalaam. sugeng tanggap warsaa.... :D
ibu: eh?
saya: sugeng tanggap warsa! selamat ulang tahun! happy birthday! tanjoubi omedeto... :D
ibu: waah, makasiih... ibu malah lupaa...
saya: saya kan inget... habis tanggalnya sama kayak tanggal pengumuman lulus tes masuk kampus..
ibu: jadi bukan emang inget hari lahirnya ibu ya?
saya: hehe, kan saya yang lulus, ibu yang seneng...
ibu: hehehe, ibu ingetnya kerjaan aja. ini masih banyak, belum selesai.
saya: berarti habis ini kadonya dateng. kalo orang2nya pada bayar..
ibu: ah, enggak. kadonya dateng besok.
saya: apa?
ibu: kamuu...
saya: (terharu)
*>sambil cari tiket mudik<*
Mungkin karena udah ganti nama?
teman: (liat buku Asma Nadia tergeletak di meja) Wah, jipa mau jadi istri!!
saya: iya lah. masa jadi suami?
*>sedang menulis2 sambil dikelilingi 3 orang yang ngobrol2<*
saya: iya lah. masa jadi suami?
*>sedang menulis2 sambil dikelilingi 3 orang yang ngobrol2<*
Rabu, 24 Agustus 2011
optimis romantis
temen: (posting di sosial media) mudik sabtu, sekarang udah packing.. :)
saya: aku dong.. Mudik lusa, udah packing dari 2 minggu yg lalu... :D
temen: excited bgt ya jip? Emg ambil cuti brp hari?
Saya: sehari jumat itu. Hehe
temen: rajin amat? -.-"
saya: udah kangen. :)
*>sambil makan anggur lauk sosis<*
saya: aku dong.. Mudik lusa, udah packing dari 2 minggu yg lalu... :D
temen: excited bgt ya jip? Emg ambil cuti brp hari?
Saya: sehari jumat itu. Hehe
temen: rajin amat? -.-"
saya: udah kangen. :)
*>sambil makan anggur lauk sosis<*
semacam bunglon gitu..
saya: (bawa berkas, celingak-celinguk)
si bapak: (melambai2kan tangan sambil senyum2, lalu menghampiri saya) nyariin ya? (ketawa)
saya: oalaaah, bapak di situ? maaf pak, tadi saya liat kan bapak di sebelah kanan. enggak keliatan kalo udah pindah ke sebelah kiri.
si bapak: wah, enggak keliatan. serem juga saya. hahahaha
*>habis sholat ashar<*
si bapak: (melambai2kan tangan sambil senyum2, lalu menghampiri saya) nyariin ya? (ketawa)
saya: oalaaah, bapak di situ? maaf pak, tadi saya liat kan bapak di sebelah kanan. enggak keliatan kalo udah pindah ke sebelah kiri.
si bapak: wah, enggak keliatan. serem juga saya. hahahaha
*>habis sholat ashar<*
Langganan:
Postingan (Atom)












