Kamis, 13 Oktober 2011

I called her: Nun!


The eldest one. :D
Spontan: kalo mau nendang, ya nendang; kalo mau ngejek, ya ngejek.
Sasaran penganiayaan utama: Pu (entah kenapa, ckckck) --> sebab kenapa Pu tidak mau mengakuinya sebagai perempuan. *semakin khawatir*
Tenang, tak pernah terlihat sukar, susah dan sedih.
Dibanding ibu-ibu lain anggota gerombolan, paling banyak pengalaman melanglang buana.

AYO NUUN.. KITA BERJUANG UNTUK D4 BERSAMA-SAMA!!! :D :D :D

3 komentar: